Setiap umat Islam mengetahui kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tersebut. Kisah bermula saat Nabi Ibrahim yang belum mendapatkan keturunan meski ia berusia 99 tahun. Bersama istrinya, Siti Sarah, ia melakukan berbagai upaya. Namun keinginannya tak terkabul. Satu di antara upayanya itu yaitu menyembelih ratusan kambing dan unta. Bahkan, ia berjanji mengurbankan anaknya kepada Allah SWT untuk menunjukkan ketakwaannya.
Nabi Ibrahim kemudian menikah lagi. Dengan istri keduanya, Siti Hajar, Nabi Ibrahim memperoleh anak. Ia menamai anaknya itu Ismail yang berarti Allah telah mendengar. Saat Ismail berusia 13 tahun, Allah SWT menagih janji Nabi Ibrahim. Rasul ke-6 itu bermimpi selama tiga hari berturut-turut untuk mengurbankan Ismail.
Sebagai umat yang taat, Ibrahim pun meyakini mimpi itu sebagai perintah Allah. Ia melakukan perintah itu dengan perasaan sedih. Iblis menggunakan kesedihan Nabi Ibrahim untuk menggodanya agar tak melakukan perintah Allah. Usaha iblis sia-sia. Namun Iblis tetap melakukan berbagai cara dengan menggoda Siti Hajar dan Ismail. Lagi-lagi, usaha itu percuma. Sebab, Nabi Ibrahim dan keluarganya yakin keputusan mengurbankan Ismail semata-mata ketakwaannya kepada Allah.
Akhirnya, Ibrahim melakukan perintah Allah dengan penuh keikhlasan. Ia membaringkan Ismail. Sebilah pedang pun siap. Sebuah keajaiban terjadi. Saat pedang nyaris menyentuh tubuh Ismail, Allah menggantinya dengan seekor domba. Allah mengangkat Ismail ke surga. Peristiwa mulia itu pun diperingati setiap tahun. Allah memerintahkan umat Islam berkurban kambing, domba, maupun sapi di hari raya Idul Adha. Semoga kemuliaan itu tercurah kepada seluruh umat Islam di mana pun berada. Amin.
Untuk melihat Keputusan Menteri Agama RI No. 159 Tahun 2012 silakan disini sedangkan untuk mengunduh filenya Anda boleh men-downloadnya disini. Demikian pengumuman tentang Hari Raya Idul Adha 1433 H. Kami mengucapkan selamat hari Raya Idul Qurban, mohon maaf lahir batin, Amin!








