Tuesday, July 17, 2012

Jadwal Pengumuman Hasil Pilkada Jakarta 20 Juli 2012

0 comments

Pengumuman Hasil Pilkada DKI Jakarta dijadwalkan 20 Juli 2012 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Sosialisasi dan Pemungutan Suara, Sumarno, di kantor KPU DKI Jakarta, Rabu (12/7).Hasil Pilkada hari akan diumumkan pada 20 Juli 2012 nanti.

Ketua Kelompok Kerjas Sosialisasi Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU DKI Jakarta, Sumarno mengatakan pada pleno itu pihaknya mengundang keenam pasangan calon dan tim sukses. "Di sana akan ditentukan juga apakah Pilgub DKI digelar satu putaran atau dua putaran," kata dia, Jumat 13 Juli 2012.

Dia mengungkapkan jika nantinya hasil penghitungan suara tidak ada pasangan calon yang mendapatkan suara 50%+1, maka putaran kedua langsung disahkan. Nantinya hanya akan ada dua pasangan calon yang bertarung di putaran kedua. Keduanya adalah pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua.

Menurutnya dua pasangan calon yang akan kembali bertemu tidak akan mengubah nomor
urut yang mereka pakai pada saat putaran pertama. Akan tetapi, tahapan yang harus dilewati selama putaran kedua nantinya akan sangat berbeda dari putaran pertama.

Dia memastikan bahwa dua pasangan calon ataupun tim pemenangan tidak akan melakukan kampanye arak-arakan dan juga rapat umum yang sempat dilakukan oleh pasangan calon di putaran pertama.

"Yang ada adalah satu kali pertemuan yang berisi penajaman visi dan misi di hadapan banyak pihak, yang akan diadakan dalam satu tempat. Kegiatan itu difasilitasi oleh KPU dan ditayangkan di media elektronik," ucap dia. Masa penajaman visi dilaksanakan pada 14-16 September mendatang.

Kemudian dua pasangan calon akan memasuki minggu tenang selama tiga hari, hingga akhirnya pemungutan suara yang kedua digelar pada 20 September. Setelah 12 hari dari tanggal tersebut, KPUD DKI Jakarta akan menetapkan dan mengumumkan suara terbanyak dalam putaran kedua. "Dan 7 Oktober nanti pelantikan gubernur terpilih dilakukan," katanya.

Sumarno memperkirakan hasil penghitungan suara antara KPU DKI Jakarta dan hitung cepat oleh lembaga survei berbeda tipis. "Kalau yang quick count itu kan hanya prediksi, masih ada sampling error-nya. Kalau yang di tetapkan KPU tidak akan ada sampling error-nya.

Biasanya beda-beda tipis dengan hasil quick count. Tapi tentu itu bukan hasil yang bisa dijadikan pegangan. Kalau sekedar informasi awal ya bisa. Untuk hasil resmi ya hanya akan diumumkan dari KPU," ucapnya.

Berikut hasil quick count putaran pertama dari beberapa lembaga survei:

Saiful Mujani Research and Consulting:

1. Foke-Nara: 33,54 persen
2. Hendardji-Riza: 2,02 persen
3. Jokowi-Ahok: 43,14 persen
4. Hidayat-Didik: 11,24 persen
5. Faisal-Biem: 5,08 persen
6. Alex-Nono: 4,98 persen

Lingkaran Survei Indonesia (LSI):

1. Foke-Nara: 34,17 persen
2. Hendardji-Riza: 1,82 persen
3. Jokowi-Ahok: 43,04 persen
4. Hidayat-Didik: 11,77 persen
5. Faisal-Biem: 4,83 persen
6. Alex-Nono: 4,37 persen

Sumber : Vivanews

Related Articles:

Leave a Reply

 
Pengumuman.org © 2011 Grade science & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends